Rabu, 22 September 2010

Kopi dan Budaya Manggarai

Oleh: Romald Kahardi

KOpi, minuman persaudaraan dan minuman khas dan memiliki arti penting dalam budaya manggarai. Setiap tamu yang berkunjung ke rumah kita, pasti disuguhin kopi. Tidak peduli, tamunya minum kopi atau tidak! Itulah keunikan / cirikhas keramahan 'ala' budaya Manggarai.

Jangan dikira bahwa kopi yang disuguhkan kepada para tamu itu adalah kopi kopi dari pabrikan. Bukan! kopi yang disajikan itu adalah kopi hasil olahanmasyarakat sendiri, dipetik ari kebun dan pekarangan rumah; yang dipetik dan diproses dengan cara tradisional. KOpi ini digoreng dengan mengggunakan kayu bakar dalam kuali baja dan di tumbunk dengan menggunakan "ngencung" dan disaring.

Aroma kopinya sangat menantang dan menggugah selera kita, apalagi kalau "'pecandu' dan 'pecinta'kopi. Bagi orang manggarai suguhan kopi kepada para tamu adalah bentuk kepolosan, kejujuran dan keikhlasan, kelapangan hati dan keterbukaan hati dalam menerima Tamu. Tuan rumah sangat senang kalau kopi yang disuguhkan kepada tamu diseduh sampai habis oleh tamu. Itu berarti Kopi yang disuguhkan enak dan merasa dihargai dan dihormati oleh tamu. Demikian sebaliknya.

Efek minum kopi.
Dalam duni kesehatan, minum kopi kadang menjadi momok bagi orang mengidap penyakit tertentu dan kadang juga kopi bisa menjadi 'obat' yang penting dosisnya terkontrol dengan baik. Bagi pencinta kopi, menyeduh kopi/ minum kopi menjadi sumber inspirasi dan pemberi semangat dan meningkatkan stamina.

Sekarang balik ke diri kita masing-masing. Bagi saya kopi memberi efek yang positip bagi tubuh dan kehidupan saya. Tidak minum kopi dalam sehari rasanya belum lengkap hidup di hari itu. Kalau "Anda" salah satu pencinta kopi dan ingin merasakan "sensasi" kopi Manggarai atau ingin mengalami suasana persahabatan dan perkenalan 'ala' budaya Manggarai, saya menantang dan mengajak Anda untuk berpetualang ke "bumi Congkasae" manggarai. Ngopi yuk!!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar